Universitas Pasundan Ditetapkan Sebagai Kawasan Berbudaya HKI

Perlunya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di Perguruan Tinggi
November 30, 2015
Hak Kekayaan Intelektual Dan Dasar Hukumnya
November 30, 2015

Universitas Pasundan Ditetapkan Sebagai Kawasan Berbudaya HKI

Universitas Pasundan sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang ada di Jawa Barat telah melaksanakan Tri Dharma  sebagaimana yang diamanatkan dalam UU Pendidikan, Hasil dari pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat dapat menghasilkan suatu produk atau proses merupakan HKI yang berguna untuk manusia.Pada intinya HKI telah menjadi salah satu komponen yang sangat penting karena menunjang perekonomian suatu bangsa.Oleh karena itu masyarakat secara umum diharapakan menghargai dan peduli serta mengembangkan HKI dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif bagi para kreator dan inventor untuk terus mengembangkan ide intelektual dan berkarya. Masyarakat diharapkan juga memberi apresiasi dan penghargaan terhadap karya intelektual, yaitu dengan tidak melakukan pelanggaraan HKI seperti pemalsuan dan pembajakan karya orang lain. Untuk mencapai tujuan tersebut maka pemerintah memberikan apresiasi kepada lembaga/kementerian, perguruan tinggi/lembaga pendidikan, kabupaten/kota yang dianggap telah peduli dan menjalankan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) adalah Kawasan Berbudaya hak yang timbul bagi hasil olah pikir yang menghasilkan HKI dengan berupa penetapan kawasan HKI.

Kementerian Hukum dan HAM RI pada hari Selasa, 22 Oktober 2013 telah menganugerahkan penetapan “Kawasan Berbudaya HKI” kepada Universitas Pasundan (UNPAS) Bandung yang diserahkan langsung oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Prof. Dr. H.Ahmad M. Ramli, S.H.,M.H., FCB Arb. kepada Rektor Universitas Pasundan (UNPAS) Bandung Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf, Sp., M.Si.,M.Kom di  Kantor Gubernur Jawa Barat, Gedung Sate Kota Bandung.,

Penganugerahan Kawasan Berbudaya HKI kepada Universitas Pasundan (UNPAS) ini menjadikan  tantangan  untuk dibentuknya suatu lembaga baru di Unpas, maka didirikanlah Klinik Hak Kekayaan Intelektual (Klinik HKI). Pendirian Klinik HKI ini dilandasi karena Perguruan Tinggi mempunyai fungsi untuk meningkatkan nilai tambah para peserta didik, menghasilkan sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik dibidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni sehingga dapat menghasilkan kekayaan intelektual.Oleh karena itu UNPAS harus terus mengembangkan dan menyebar luaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta mengupayakan untuk memajukan teknologi diri sendiri serta mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memperkaya khasanah dan kebudayaan nasional.

Hasil penelitian yang dihasilkan oleh Perguruan Tinggi khususnya UNPAS perlu mendapat Perlindungan Hukum, tidak saja karena hasil penelitian tersebut merupakan  HKI (Intellectual Property)  yang memiliki Nilai Moral (Moral Value), melainkan juga memiliki Nilai Ekonomi (Economic Value) perlu dilindungi. Oleh karena itu UNPAS membentuk Lembaga Klinik HKI berdasarkan Surat Keputusan Rektor Universitas Pasundan Nomor : 32/Unpas.R/SK/C/II/2014 Tentang Pengangkatan Ketua dan Sekretaris Klinik HKI Universitas Pasundan.

Berdirinya Klinik HKI ini merupakan wadah yang dapat membantu anggota sivitas akademika, masyarakat dan instansi terkait dalam menangani berbagai masalah yang berhubungan dengan HKI dan pengelolaannya.Adapun Visi, Misi dan tujuan dari Klinik HKI Universitas Pasundan, adalah :

VISI

Menjadi Klinik Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang mengusung keunggulan akademik dan profesional dalam memberikan perlindungan terhadap kekayaan intelektual.

MISI

Menyelenggarakan dan mengelola Klinik HKI dengan memberi informasi, konsultasi serta pendampingan untuk pemahaman serta perolehan serifikasi kekayaan intelektual.

TUJUAN

  1. Mendorong peningkatan penelitian yang berpotensi HKI.
  2. Mengidentifikasi, inventarisasi, dokumentasi hasil penelitian dan kreasi yang berpotensi HKI.
  3. Memberikan pelayanan (Sosialisasi, advokasi/konsultasi dan mendorong usulan pendaftaran HKI).
  4. Mengelola dan mempublikasi HKI hasil invensi dan kreasi sivitas akademika (umumnya para dosen) menjadi bernilai ekonomis dan bermanfaat bagi kesejahtraan bersama.
  5. Mendorong penegakan Hukum HKI dalam rangka perlindungan HKI.

Tugas dan fungsi Klinik HKI UNPAS pada prinsipnya adalah :

  1. Melakukan sosialisasi dan penelitian HKI.
  2. Menginventarisasi hasil penelitian dosen dan mahasiswa yang dapat dilindungi dengan HKI.
  3. Pendokumentasian HKI yang telah didaftarkan.
  4. Melaksanakan fungsi sebagai lembaga HKI, yaitu membantu drafting dokumen HKI dan administrasi pengusulan pendaftaran, mendorong pendayagunaan Kekayaan Intelektual dalam proses industri serta mendorong pemberian perlindungan HKI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + seven =